Kamis, 13 Maret 2014

TUGAS SOFTSKILL TENTANG PEMILU 2014

NAMA : HASANUDIN YUSUF MAULANA
NPM : 53413969
KELAS : 1IA21

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menfasilitasi Forum Diskusi dan Laporan Publik, Senin (10/3), di Ruang Media Center Gedung KPU. Forum diskusi ini menghadirkan Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Umar Idris, Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi  (Perludem) Veri Junaedi dan Komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak, dengan tujuan mengajak masyarakat luas untuk ikut mengawasi Pemilu 9 April mendatang.
Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dengan partai politik yang telat melaporkan dana kampanye untuk Pemilu 2014. KPU sempat mengancam akan mendiskualifikasi parpol yang telat melaporkan dana itu.  

"Kita koordinasikan dengan Bawaslu. Kita identifikasi jenis persoalan yang ada, secara garis besar ada 2 problem, mereka yang serahkan dana kampanye yang telat pukul 18.00 kemarin itu dan mereka yang menyerahkan dana kampanye lewat dari 2 Maret," ujar Husni di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Husni mengatakan, karena ini masalah besar, maka perlu ada klarifikasi. Parpol yang telat berasal dari pusat dan daerah. "Ini masalah besar. Itu yang kita kumpulkan, tapi pembahasan baru klarifikasi masalah belum masuk ke jumlah partai di daerah dan jumlah DPD yang terlambat," tegasnya.

KPU mengancam akan mencoret partai politik (parpol) yang tidak melaporkan saldo awal dana kampanye dan pembukuan rekening khusus dana kampanye. Dana kampanye paling lambat diserahkan pada 2 Maret 2014 pukul 18.00 WIB. - See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2022259/kpu-bawaslu-bahas-parpol-telat-laporkan-dana-kampanye#sthash.9rk7Pk6y.dpuf
Berikut di atas adalah berita politik atau berita tentang pemilu 2014. Singkat saja saya definisikan pemilu 2014 adalah suatu ajang pemilihan pemimpin negara dan wakil negara yang di pilih oleh rakyat untuk rakyat. Maka tidak semudah itu untuk memilih pemimpin negara dan wakil negara yang jujur dan berkomitmen tegas.

Saaat ini KPK dan institusi lain sedang gencar dengan namanya ‘Politik Uang’ yang tidak mengandalkan transparan kepada rakyat. Ya pendapat saya siapa pun pemimpinnya nanti bisa menjaga amanah warga negara indonesia dan membuat makmur rakyatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar